Sholat Sunnah Witir : Niat, Cara dan Do’a Setelah Sholat Witir

Sholat sunnah witir pasti sudah banyak diketahui. Karena setiap malam bulan ramadhan seluruh kaum muslimin yang melaksanakan sholat tarawih juga akan melaksanakan sholat witir. Tapi tahukah sobat, sholat witir sebenarnya bukan hanya dapat dilaksanakan pada bulan puasa saja. Sebab sholat witir merupakan salah satu sholat sunnah muakkad lainnya yang juga dapat dikerjakan di hari-hari biasa. Dan bukan hanya khusus pada bulan ramadhan saja.

Sobat blogbacatulis, mari kita pelajari bersama lebih lanjut mengenai sholat witir ini. Supaya ilmu kita lebih bertambah lagi.

Sholat sunnah witir

Pengertian sholat witir

Witir yang berasal dari kata “witri” artinya adalah ganjil. Sholat witir berarti sholat yang yang dilaksanakan dengan jumlah bilangan rakaat ganjil.

Sholat witir dapat dikerjakan paling sedikit dengan 1 rakaat, atau boleh 3 rakaat, 5 rakaat, 7 rakaat, 9 rakaat atau paling banyaknya dengan 11 rakaat. Dan 11 rakaat inilah jumlah rakaat sholat witir yang biasa dikerjakan oleh Rasulullah saw.
Rasulullah saw. bersabda, yang artinya:
Dari Ali bin Abi Thalib r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda:”Wahai ahlil Qur’an sholatlah witir kamu sekalian, karena Allah Azza wajalla itu witir (ganjil), dan menyukai sholat witir (ganjil). (HR. An-Nasai)

Waktu pelaksanaan sholat witir
Sholat witir merupakan sholat sunnat yang dilaksanakan pada malam hari. Dapat dikerjakan mulai dari setelah sholat isya sampai fajar shadiq yaitu sebelum masuk waktu sholat subuh.

Meski boleh dikerjakan di sepertiga malam pertama, namun sangat utama dikerjakan pada sepertiga malam terakhir. Karena sholat witir dianjurkan sebagai penutup sholat malam.

Hukum sholat witir
Sholat sunnah witir hukumnya sunnah muakkad yang artinya sangat diutamakan untuk mengerjakannya.

Pada dasarnya sholat witir merupakan sholat yang harus dikerjakan secara individual atau sendiri-sendiri. Namun, boleh saja jika ingin dikerjakan secara berjamaah sebagaimana yang biasa dilaksanakan pada bulan Ramadhan.

Cara mengerjakan sholat witir
Sholat witir dapat dilaksanakan dengan tiap-tiap dua rakaat salam dan diakhiri 1 rakaat salam atau diakhiri 3 rakaat salam dengan tanpa tasyahud awal. Misalnya, jika ingin melaksanakan sebanyak 11 rakaat, kita dapat mengerjakan dengan setiap dua rakaat salam dan diakhiri dengan 1 rakaat salam. Ataupun dua rakaat salam setelah sampai 8 rakaat, kemudian ditutup dengan 3 rakaat salam. Namun harus diingat, kalau ingin mengerjakan yang 3 rakaat kita harus meniadakan tasyahud awal agar tidak menyerupai sholat maghrib.
Sedangkan tata cara sholatnya sama saja dengan sholat lainnya.

Niat sholat witir

Niat sholat witir dibaca di dalam hati bersamaan saat mengangkat takbiratul ihram. Sedangkan lafaz niatnya dapat dibaca sebelum mengangkat takbir.

Adapun lafaz niatnya yaitu:
– Lafaz niat sholat witir 3 rakaat:

اُصَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ للهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI TSALAATSA ROKA’AATIN LILLAAHI TA’AALA
Artinya: (Dibaca di dalam hati saat takbiratul ihram)
“Aku (niat) sholat witir tiga rakaat karena Allah ta’ala”

– Lafaz niat sholat witir 2 rakaat:

اُصَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالى

USHOLLI SUNNATAL WITRI ROK’ATAINI LILLAHI TA’AALA
Artinya: (Dibaca di dalam hati saat takbiratul ihram)
“Aku (niat) sholat witir dua rakaat karena Allah Ta’ala”

– Lafaz niat sholat witir 1 rakaat:

اُصَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَةً للهِ تَعَالى

USHOLLI SUNNATAL WITRI ROK’ATAN LILLAHI TA’AALA
Artinya: (Dibaca di dalam hati saat takbiratul ihram)
“Aku (niat) sholat witir satu rakaat karena Allah ta’ala”

Kalau menjadi makmum, maka pada lafaz niatnya ditambah dengan مَأْمُوْمًا “MA’MUUMAN” sebelum kata LILLAAHI TA’AALA. Dan pada artinya pun ditambah dengan “mengikut imam” sebelum kalimat karena Allah ta’ala. Dan jika menjadi imam, maka lafaz niatnya ditambah dengan kata إِمَامًا “IMAAMAN” sebelum kata LILLAAHI TA’AALA. Yang pada artinya juga ditambah dengan “menjadi imam”.

Doa setelah sholat witir

Setelah selesai, kita dapat membaca doa sholat witir seperti berikut ini:

سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا رَبُّ الْمَلآئِكَةِ وَ الرُّوْحِ. اَللّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّىْ

SUBBUUHUN QUDDUUSUN RABBUNAA RABBUL MALAAAIKATI WARRUUH. ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN KARIIMUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ‘ANNI
Artinya:
“Maha suci Allah, Maha Qudus, Tuhan kami dan Tyhan malaikat dan ruh. Ya Allah, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun dan Maha Mulia, Engkaulah Yang suka mengampuni, maka ampunilah aku.”

Doa setelah sholat witir lainnya, yaitu:

doa setelah sholat witir

ALLAAHUMMA INNAA NAS-ALUKA IMAANAN DAA-IMAN, WA NAS-ALUKA QALBAN KHAASYI-AN, WA NAS-ALUKA ‘ILMAN NAAFI’AN, WA NAS-ALUKA YAQIINAN SHAADIQAN, WA NAS-ALUKA ‘AMALAN SHAALIHAN, WA NAS-ALUKA DIINAN QAYYIMAN, WA NAS-ALUKA KHAIRAN KATSIIRAN, WA NAS-ALUKAL ‘AFWA WAL ‘AAFIYAH, WA NAS-ALUKA TAMAAMAL AAFIYAH, WANAS-ALUKASYSYUKRA ‘ALAL ‘AAFIYAH, WA NAS-ALUKAL GINAA-A ‘ANINNAAS. ALLAAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNAA SHALAATANAA WA-SHIYAAMANAA WA QIYAAMANAA WATAKHASYSYU’ANAA WA TADHARRU’ANAA WA TA’ABBUDANAA WA TAMMIM TAQSHIIRANAA, YAA ALLAAHU YAA ALLAAHU YA ALLAAHU YAA ARHAMAR RAAHIMIN. WASHALLALLAAHU ‘ALAA KHAIRI KHALQIHI MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHI WA SHAHBIHI AJMA’IINA WALHAMDULILLAAHIRABBIL ‘AALAMIIN
Artinya:
Wahai Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu’, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu akan kecukupan. Wahai Allah, Tuhan kami, Terimalah shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu’an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami, Sempurnakanlah kelalaian (kekurangan) kami, wahai Allah, wahai Allah, wahai Allah, wahai Zat Yang Paling Penyayang di antara para penyayang, Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baik makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.

Itulah tadi pembahasan mengenai sholat witir, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

loading...
Loading...

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *